- WetonJumat Wage
- ZodiakLibra
- ShioMonyet Tanah
- WukuKuningan
- PratitiSaskara
Ramalan Primbon Kelahiran 13 Oktober 2028
Zodiak, kepribadian, shio, weton, dan jodoh dari satu tanggal lahir, menurut pustaka leluhur primbon Jawa dan Bali.
Zodiak
Bintang Libra
23 September - 23 Oktober
- Simbol
- Timbangan
- Sifat dan karakter
- Cerdas, mempunyai wawasan dan pertimbangan yang luas. Cita- citanya tinggi, cukup tekun menghadapi tugas dan kewajibannya. Mempunyai bakat seni, mempunyai daya tarik yang besar, tetapi tak tahan menerima kkritikan atau Celaan. Suka hidup rukjn, tak suka cekvok, suka bersahabat, mudah memberi maaf, tetapi gampang marah. Ramah- tanah sopan- santun, berlaku adil, teguh mempertahankan tradisi. Hidupnya hemat , pelit, suka Harta benda, pemalu dan mudah tersinggung. Nafsu birahinya cukup besar.
- Kesehatan
- Dapat terserang penyakit ginjal, kulit, maag, ekseem, dan bagi wanita bermasalah dengan datang bulan (tidak tepat), Waktu kecil kebanyakan kurus, namun bila sudah besar dapat menjadi gemuk.
- Jodoh yang cocok
- Capricon, Aquarius, dan aries
Kamis Wage, wuku Kuningan
- Menurut hari Kamis Wage
- Cerdas, berwatak keras , pendiriannya agak kaku, pendiam, jujur, murah hati, suka berkorban untuk sesama dan sanak keluarga sekalIpun sendiri masih dalam keadaan kekurangan dan banyak utang.
- Menurut wuku Kuningan
- Dewanya Bhatara Indra, pengawaknya Sang Kala, burungnya Kepondang dan Puyuh, pohonya Kepuh dan Kesuma, hewanya Koci, lintangnya Lintang Kemukus, pasimpenannya Gedong terbuka, lumbung tertutup, prilakunya sukai kesunyian, banyak bicara dan enak didengar, namun kadang bisa ngelantur, pembawannya tergolong berwibawa, tampilannya angkuh, amat hati-hati, cermat dalam bertindak, tak suka didatangi orang susah, berbakat dalam hal magis, suka mengakui kelebihan dirinya, hemat dan agak kikir, cekatan dalam pekerjaan, mudah marah namun pemalu.
- Menurut pratiti Saskara
- Hidupnya berkecukupan tetapi sering mengalami kesulitan banyak yang senang padanya. Ada bakat sastera dan ilmu bangunan. Mendapat bahaya pada umur 8 hari, 8 bulan, 8 tahun.
- Hari buruk
- Jumat Wage
- Halangan
- Jabatannya disebut orang, kepemimpinan dijauhi bawahan, ditinggalkan selamanya oleh orang dekatnya.
Shio & elemen
Shio Monyet, Elemen Tanah
- Sifat dan karakter
- Orang yang mempunyai Shio Monyet merupakan penemu, pelopor, dan penggerak. Tetapi ia kurang menghargai orang lain, sombong, dan cenderung mementingkan diri sendiri.
- Kepribadian elemen Tanah
- Orang dengan unsur tanah lebih sibuk dengan cita-cita fungsional dan praktikal. Mereka memiliki daya deduksi yang kuat sekali dan suka mengerahkan tenaga untuk kegiatan yang padat. Mereka penuh disiplin dan tanggung jawab. Dengan wawasan dan kemampuan mengorganisasi sesuatu, mereka adalah perencana dan pengelola yang berdaya hasil. Mereka mampu mengerahkan segala sumber secara optimum serta bijaksana dan hati-hati dalam urusan keuangan. Mereka pandai dan paling obyektif dalam memimpin orang lain untuk menjalankan rencana secara sempurna. Mereka pandai menempatkan sesuatu pada proporsi yang wajar dan bersifat konservatif. Kekurangan mereka yang paling umum adalah kurangnya daya khayal, terlalu mencari selamat dalam kepentingan mereka dan kurang berani mengambil resiko. Jenis usaha yang cocok: tanah, kontraktor, bahan bangunan, kerajinan batu, permata, makanan jadi, keramik, batu alam, hasil bumi, supermarket, kelontong.
Hari pasaran Jumat Wage
Kelahiran 13 Oktober 2028 jatuh pada Jumat Wage, wuku Kuningan.
Wewaran
- Eka Wara
- -
- Dwi Wara
- Menga
- Tri Wara
- Beteng
- Catur Wara
- Sri
- Panca Wara
- Wage
- Sad Wara
- Was
- Sapta Wara
- Sukra
- Asta Wara
- Sri
- Sanga Wara
- Tulus
- Dasa Wara
- Pandita
Bulan & tahun
- Purnama / tilem
- Pangelong 10
- Sasih
- Kapat
- Tahun Çaka
- 1950
- Pratiti
- Saskara
Watak & neptu
- Ingkel Jejepan
- Wong
- Watek
- Wong – Gajah
- Sapta + Panca
- Urip = 6 + 4
- Pararasan
- Laku Pandita Sakti
- Lintang
- Mengelut
- Pancasuda
- Sumur Sinaba
- Ekajalaresi
- Buat Sebet
Pawukon
- Wuku
- Kuningan
- Ingkel Pandakan
- Buku
- Bethara
- Indra
- Wewukon
- Carik Walangati
Lanus
Tanpa Guru