- WetonSelasa Keliwon
- ZodiakLibra
- ShioAyam Api
- WukuJulungwangi
- PratitiJaramerana
Ramalan Primbon Kelahiran 17 Oktober 2017
Zodiak, kepribadian, shio, weton, dan jodoh dari satu tanggal lahir, menurut pustaka leluhur primbon Jawa dan Bali.
Zodiak
Bintang Libra
23 September - 23 Oktober
- Simbol
- Timbangan
- Sifat dan karakter
- Cerdas, mempunyai wawasan dan pertimbangan yang luas. Cita- citanya tinggi, cukup tekun menghadapi tugas dan kewajibannya. Mempunyai bakat seni, mempunyai daya tarik yang besar, tetapi tak tahan menerima kkritikan atau Celaan. Suka hidup rukjn, tak suka cekvok, suka bersahabat, mudah memberi maaf, tetapi gampang marah. Ramah- tanah sopan- santun, berlaku adil, teguh mempertahankan tradisi. Hidupnya hemat , pelit, suka Harta benda, pemalu dan mudah tersinggung. Nafsu birahinya cukup besar.
- Kesehatan
- Dapat terserang penyakit ginjal, kulit, maag, ekseem, dan bagi wanita bermasalah dengan datang bulan (tidak tepat), Waktu kecil kebanyakan kurus, namun bila sudah besar dapat menjadi gemuk.
- Jodoh yang cocok
- Capricon, Aquarius, dan aries
Selasa Keliwon, wuku Julungwangi
- Menurut hari Selasa Keliwon
- Sifatnya ramah tamah dan bicaranya menarik, pemurah kepada yang ia suka, pikirannya sering keruh, suka mencari- cari kesalahan orang lain, senang berjudi, bisa mati melahirkan dan kalau laki-laki bisa mati salah pati, akan berhasil bila beternak babi.
- Menurut wuku Julungwangi
- Dewanya Bhatara Sambu, pengawaknya Teja, burungnya Nilam dan Kutilang, pohonnya Cempaka, hewanya Banteng, lintangnya Lintang Angin, pasimpenannya Gedong terbuka lumbung kosong, prilakunya tinggi hati, tidak suka diatasi, ia merasa bangga bila kemauannya dituruti, manis bicaranya, namun kurang bisa simpan rahasia, pandai dalam banyak pekerjaan, bakatnya seni dekorasi, gemar akan keindahan, namun ia begitu gampang merasa bosan, kebahagiaan ada disekitar dirinya, lincah, pengasih, tidak kikir, diakui kecakapannya, iklas beramal namun dibalik itu terkandung maksud demi kepentingan popularitasnya, dipercaya oleh atasannya karena bersifat loyal.
- Menurut pratiti Jaramerana
- Cerdas, cepat marah dan serinberselisihya/bertengkar, memiliki jiwa kesatria,disayangi oleh kaum keluarganya namun banyak musuh. Mendapatkan bahaya pada umur 2 hari, 9 bulan, 10 tahun.
- Hari buruk
- Dipahaminya lewat firasat.
- Halangan
- Bisa digigit binatang.
Shio & elemen
Shio Ayam, Elemen Api
- Sifat dan karakter
- Orang yang mempunyai Shio Ayam lincah, kritis, pintar bicara, dan pendengar yang serius. Ia juga pandai mengelola keuangan. Namun kadang egois, dogmatik, dan terlalu kasar.
- Kepribadian elemen Api
- Orang yang dilahirkan pada tahun api memiliki kemampuan kepemimpinan yang hebat. Mereka pandai mengambil keputusan dan yakin akan kemampuan diri. Mereka suka petualangan dan pembaharuan, serta suka menerima gagasan-gagasan baru dan berusaha mendominasi orang lain dengan daya kreatif dan originalitas mereka. Mereka adalah pelaku yang suka bertindak dinamis dan berbicara dengan semangat. Namun mereka harus dapat mengendalikan emosi karena mereka menjadi tidak bijaksana dan tidak sabaran saat keinginan mereka tidak terpenuhi. Mereka selalu menarik orang lain dengan kehangatan dan kecemerlangan mereka, serta dapat menarik dan memberi manfaat besar pada orang lain. Tetapi mereka juga dapat menjadi perusak dan menimbulkan banyak kerugian jika mereka gagal menguasai dan menyalurkan daya secara tepat. Jenis usaha yang cocok: bengkel las, toko elektronik, lampu, koki, restoran, bahan kimia, pemasaran, pengacara, hiburan, diskotik, kasino, senjata api, kaca.
Hari pasaran Selasa Keliwon
Kelahiran 17 Oktober 2017 jatuh pada Selasa Keliwon, wuku Julungwangi.
Wewaran
- Eka Wara
- Luang
- Dwi Wara
- Pepet
- Tri Wara
- Beteng
- Catur Wara
- Jaya
- Panca Wara
- Keliwon
- Sad Wara
- Was
- Sapta Wara
- Anggara
- Asta Wara
- Guru
- Sanga Wara
- Jangur
- Dasa Wara
- Pati
Bulan & tahun
- Purnama / tilem
- Pangelong 12
- Sasih
- Kapat
- Tahun Çaka
- 1939
- Pratiti
- Jaramerana
Watak & neptu
- Ingkel Jejepan
- Wong
- Watek
- Gajah – Lembu
- Sapta + Panca
- Urip = 3 + 8
- Pararasan
- Aras Tuding
- Lintang
- Depat
- Pancasuda
- Sumur Sinaba
- Ekajalaresi
- Patining Amerta
Pawukon
- Wuku
- Julungwangi
- Ingkel Pandakan
- Mina
- Bethara
- Sambu
- Wewukon
- Basah Gede
Ehep