- WetonSenin Keliwon
- ZodiakScorpio
- ShioMonyet Kayu
- WukuUye
- PratitiSaskara
Ramalan Primbon Kelahiran 25 Oktober 2004
Zodiak, kepribadian, shio, weton, dan jodoh dari satu tanggal lahir, menurut pustaka leluhur primbon Jawa dan Bali.
Zodiak
Bintang Scorpio
24 Oktober - 22 Nopember
- Simbol
- Kalajengking
- Sifat dan karakter
- Mempunyai pendirian yang teguh, percaya pada diri sendiri, ia tidak tanggung-tanggung mengerjakan sesuatu untuk mencapai cita-citanya. Maka bagi yang bersifat baik akan baik sekali, berbudi luhur, pembela sahabat sehingga patut mendapatkan gelar orang suci, sedang bagi yang bersifat tidak baik bisa menjadi penjahat ulung yang merugikan masyarakat. Yang bersifat baik ditandai: sabar, ramah-tamah, hati terbuka, jujur, kasih sayang, suka menolong. Yang bersifat tidak baik ditandai: angkuh, suka menghasutttt, suka menghasut, suka melakukan kekerasan, suka memberontak. Orang berzodiak scorpion biasanya mempunyai bakat dalam ilmu kebatianan dan mempunyai firasat yang tajam, suka berkelana dan mengubar hawa nafsu.
- Kesehatan
- Mudah terserang penyakit kelamin, jantung, sakit pinggang, batu ginjal, hidung (polip). Wanitanya dapat terserang keputihan dan bagian peranakannya.
- Jodoh yang cocok
- Pisces, Cancer, dan Virgo
Senin Keliwon, wuku Uye
- Menurut hari Senin Keliwon
- Berwatak keras dan mudah terainggung, tetapi cepat melupakan rasa dendam, pandai dan rajin bekerja, senang berkorban, sertia kepada orang tua dan saanakkeluatga, mudah mendapat kasih sayang orang, pandai berbicara dan ramah-tamah, bisa menyimpan tetapi sering kehilangan.
- Menurut wuku Uye
- Dewanya Bhatara Kuwera, pengawaknya Sang Wayang, burungnya Gagak, pohonnya Lontar dan Pisang, hewannya Buaya, lintangnya Lintang Warangan, pasimpenannya Gedong terbuka, Lumbung boros, prilakunya pecemburu berat, memiliki ingatan yang tajam, bersikap hati-hati, ia rela berkorban apa saja yang menjadi miliknya demi orang yang dikasihinya, selain itu ia juga pintar memikat hati lawan jenisnya, bahkan ia punya kecendrungan suka bermain asmara, namun sayangnya ia mudah merasa patah hati, padahal ia tergolong orang yang pandai membuat suasana menjadi menyenangkan, ia pun dikenal sebagai orang yang jujur, mengagumi sikap satria dan keprajuritan.
- Menurut pratiti Saskara
- Hidupnya berkecukupan tetapi sering mengalami kesulitan banyak yang senang padanya. Ada bakat sastera dan ilmu bangunan. Mendapat bahaya pada umur 8 hari, 8 bulan, 8 tahun.
- Hari buruk
- Senin Keliwon
- Halangan
- Terkena fitnah, terkena black magic.
Shio & elemen
Shio Monyet, Elemen Kayu
- Sifat dan karakter
- Orang yang mempunyai Shio Monyet merupakan penemu, pelopor, dan penggerak. Tetapi ia kurang menghargai orang lain, sombong, dan cenderung mementingkan diri sendiri.
- Kepribadian elemen Kayu
- Orang-orang yang dilahirkan di bawah perlindungan unsur kayu sangat berpegang pada etika. Mereka bermoral tinggi dan memiliki kepercayaan diri yang kuat. Mereka memiliki kepribadian yagn eksekutif karena mereka pandai memilah segala sesuatu menurut kategori secara tepat dan menyusun tatanan yang dapat dilaksanakan. Mereka mampu meyakinkan orang lain agar bergabung dan berpadu tenaga dengan mereka. Jika tersedia peluang, mereka dapat berkembang dalam berbagai bidang pekerjaan. Kekurangan orang kayu terutama pada kecenderungannya untuk menggarap sesuatu yang melebihi batas kemampuan dan mengerahkan sesuatu hingga titik patahnya. Mereka mungkin sekali tidak akan menyelesaikan yang telah dimulainya jika sumber-sumber daya mereka pecah dalam berbagai kegiatan. Jenis usaha yang cocok: alat pertukangan, perkayuan, mebel, buku, kerajinan kayu, fashion/koveksi, pendidikan/kursus, konsultan, notaris, seni, penulis, disainer
Hari pasaran Senin Keliwon
Kelahiran 25 Oktober 2004 jatuh pada Senin Keliwon, wuku Uye.
Wewaran
- Eka Wara
- -
- Dwi Wara
- Menga
- Tri Wara
- Beteng
- Catur Wara
- Jaya
- Panca Wara
- Keliwon
- Sad Wara
- Was
- Sapta Wara
- Soma
- Asta Wara
- Guru
- Sanga Wara
- Jangur
- Dasa Wara
- Suka
Bulan & tahun
- Purnama / tilem
- Penanggal 12
- Sasih
- Kelima
- Tahun Çaka
- 1926
- Pratiti
- Saskara
Watak & neptu
- Ingkel Jejepan
- Wong
- Watek
- Watu – Lintah
- Sapta + Panca
- Urip = 4 + 8
- Pararasan
- Aras Kembang
- Lintang
- Pedati
- Pancasuda
- Satria Wirang
- Ekajalaresi
- Buat Sebet
Pawukon
- Wuku
- Uye
- Ingkel Pandakan
- Manuk
- Bethara
- Kuwera
- Wewukon
- Lanus