- WetonJumat Legi
- ZodiakScorpio
- ShioTikus Kayu
- WukuKulawu
- PratitiJaramerana
Ramalan Primbon Kelahiran 26 Oktober 1984
Zodiak, kepribadian, shio, weton, dan jodoh dari satu tanggal lahir, menurut pustaka leluhur primbon Jawa dan Bali.
Zodiak
Bintang Scorpio
24 Oktober - 22 Nopember
- Simbol
- Kalajengking
- Sifat dan karakter
- Mempunyai pendirian yang teguh, percaya pada diri sendiri, ia tidak tanggung-tanggung mengerjakan sesuatu untuk mencapai cita-citanya. Maka bagi yang bersifat baik akan baik sekali, berbudi luhur, pembela sahabat sehingga patut mendapatkan gelar orang suci, sedang bagi yang bersifat tidak baik bisa menjadi penjahat ulung yang merugikan masyarakat. Yang bersifat baik ditandai: sabar, ramah-tamah, hati terbuka, jujur, kasih sayang, suka menolong. Yang bersifat tidak baik ditandai: angkuh, suka menghasutttt, suka menghasut, suka melakukan kekerasan, suka memberontak. Orang berzodiak scorpion biasanya mempunyai bakat dalam ilmu kebatianan dan mempunyai firasat yang tajam, suka berkelana dan mengubar hawa nafsu.
- Kesehatan
- Mudah terserang penyakit kelamin, jantung, sakit pinggang, batu ginjal, hidung (polip). Wanitanya dapat terserang keputihan dan bagian peranakannya.
- Jodoh yang cocok
- Pisces, Cancer, dan Virgo
Jumat Umanis, wuku Kulawu
- Menurut hari Jumat Umanis
- Jujur dan suka menolong, suka mencampuri urusan orang lain, mudah mendapatkan sesuatu tetapi cepat habis, murah hati, hidupnya agak boros cepat marah bila disalahkan, swring kehilangan.
- Menurut wuku Kulawu
- Dewanya Bhatara Sedana, pengawaknya Sangkara, burungnya Nuri dan Kelilingan, pohonnya Lontar dan Kowang, hewannya Kuwuk, Lintangnya Lintang Uluku, pasimpenannya Gedong terbuka, lumbung bolong, prilakunya boros dan tidak bisa menabung, ia tergolong orang yang sanggup berkorban materi, namun sayang pemberiannya itu belum tentu ia lakukan secara ikhlas, dalam mengemukakan sesuatu ia suka terus terang, sikapnya cukup tenang, pembawaanya cukup romantis, pandai senangkan hati orang lain, gampang merasa kasihan, perintahnya halus dan terkesan dingin, memiliki bakat lahir sebagai pengarang, punya daya tahan tinggi dalam bekerja, rata-rata berusia lanjut.
- Menurut pratiti Jaramerana
- Cerdas, cepat marah dan serinberselisihya/bertengkar, memiliki jiwa kesatria,disayangi oleh kaum keluarganya namun banyak musuh. Mendapatkan bahaya pada umur 2 hari, 9 bulan, 10 tahun.
- Hari baik
- Sabtu Paing.
- Halangan
- Tergigit binatang berbisa, kena racun.
Shio & elemen
Shio Tikus, Elemen Kayu
- Sifat dan karakter
- Orang yang mempunyai Shio Tikus terbuka dan jujur, dermawan, ceria dan senang berkumpul dengan orang lain. Namun, pribadi tikus suka bergunjing, mengkritik, dan mencari kesalahan orang lain.
- Kepribadian elemen Kayu
- Orang-orang yang dilahirkan di bawah perlindungan unsur kayu sangat berpegang pada etika. Mereka bermoral tinggi dan memiliki kepercayaan diri yang kuat. Mereka memiliki kepribadian yagn eksekutif karena mereka pandai memilah segala sesuatu menurut kategori secara tepat dan menyusun tatanan yang dapat dilaksanakan. Mereka mampu meyakinkan orang lain agar bergabung dan berpadu tenaga dengan mereka. Jika tersedia peluang, mereka dapat berkembang dalam berbagai bidang pekerjaan. Kekurangan orang kayu terutama pada kecenderungannya untuk menggarap sesuatu yang melebihi batas kemampuan dan mengerahkan sesuatu hingga titik patahnya. Mereka mungkin sekali tidak akan menyelesaikan yang telah dimulainya jika sumber-sumber daya mereka pecah dalam berbagai kegiatan. Jenis usaha yang cocok: alat pertukangan, perkayuan, mebel, buku, kerajinan kayu, fashion/koveksi, pendidikan/kursus, konsultan, notaris, seni, penulis, disainer
Hari pasaran Jumat Legi
Kelahiran 26 Oktober 1984 jatuh pada Jumat Legi, wuku Kulawu.
Wewaran
- Eka Wara
- Luang
- Dwi Wara
- Pepet
- Tri Wara
- Kajeng
- Catur Wara
- Sri
- Panca Wara
- Umanis
- Sad Wara
- Urukung
- Sapta Wara
- Sukra
- Asta Wara
- Sri
- Sanga Wara
- Gigis
- Dasa Wara
- Pati
Bulan & tahun
- Purnama / tilem
- Penanggal 1
- Sasih
- Kelima
- Tahun Çaka
- 1906
- Pratiti
- Jaramerana
Watak & neptu
- Ingkel Jejepan
- Sato
- Watek
- Gajah – Lembu
- Sapta + Panca
- Urip = 6 + 5
- Pararasan
- Aras Tuding
- Lintang
- Angsa Angrem
- Pancasuda
- Satria Wirang
- Ekajalaresi
- Buat Astawa
Pawukon
- Wuku
- Kulawu
- Ingkel Pandakan
- Manuk
- Bethara
- Sadana
- Wewukon
- Carik Walangati
Kala Pati
Tanpa Guru