- WetonSabtu Paing
- ZodiakAquarius
- ShioAnjing Api
- WukuKulawu
- PratitiUpadana
Ramalan Primbon Kelahiran 4 Februari 2006
Zodiak, kepribadian, shio, weton, dan jodoh dari satu tanggal lahir, menurut pustaka leluhur primbon Jawa dan Bali.
Zodiak
Bintang Aquarius
20 Januari - 18 Februari
- Simbol
- Air
- Sifat dan karakter
- Cerdas, kreatif, berjiwa besar, adil, jujur, suka ketenangan untuk mendapatkan ilham/inspirasi. Ramah, sopan, suka bergaul, sabar, tidak menaruh dendam. Kurang teliti dalam keuangan, berjiwa sosial, bebas kasihan, suka megabdi kepada masyarakat, cinta damai dan cinta kepada keluarga, banyak orang-orang meminta nasihat padanya. Jeleknya, sering bicara terlalu muluk-muluk.
- Kesehatan
- Mudah terserang penyakit tulang, saraf, peredaran darah kurang lancar, sakit kepala, sakit otak. Sebaiknya jangan terlalu banyak bekerja dengan otak. Atur keseimbangan antara bekerja dan beristirahat.
- Jodoh yang cocok
- Aquarius, Gemini, dan Libra.
Sabtu Paing, wuku Kulawu
- Menurut hari Sabtu Paing
- Memiliki jiwa kesatria dan disenangi masyarakat, tahu tata susila, cepat marah dan tersinggung tetapi mudah memberi maaf, suka pujian dan tak suka diatasi, sangat berhati-hati urusan uang, pandai mengatur rumah tangga.
- Menurut wuku Kulawu
- Dewanya Bhatara Sedana, pengawaknya Sangkara, burungnya Nuri dan Kelilingan, pohonnya Lontar dan Kowang, hewannya Kuwuk, Lintangnya Lintang Uluku, pasimpenannya Gedong terbuka, lumbung bolong, prilakunya boros dan tidak bisa menabung, ia tergolong orang yang sanggup berkorban materi, namun sayang pemberiannya itu belum tentu ia lakukan secara ikhlas, dalam mengemukakan sesuatu ia suka terus terang, sikapnya cukup tenang, pembawaanya cukup romantis, pandai senangkan hati orang lain, gampang merasa kasihan, perintahnya halus dan terkesan dingin, memiliki bakat lahir sebagai pengarang, punya daya tahan tinggi dalam bekerja, rata-rata berusia lanjut.
- Menurut pratiti Upadana
- Suka dan pandai bergaul, pandai berbicara dan bicaranya menarik, kuat imannya namun tindakannya sering tanpa arah, pemberani murah hati, hidupnya bahagia mendapat bahagia pada umur: 9 hari, 2 bulan dan 9 tahun.
- Hari baik
- Sabtu Paing.
- Halangan
- Tergigit binatang berbisa, kena racun.
Shio & elemen
Shio Anjing, Elemen Api
- Sifat dan karakter
- Orang yang mempunyai Shio Anjing jujur, inteligen, dan terus terang. Ia juga setia, adil, dan menyukai permainan yang jujur.
- Kepribadian elemen Api
- Orang yang dilahirkan pada tahun api memiliki kemampuan kepemimpinan yang hebat. Mereka pandai mengambil keputusan dan yakin akan kemampuan diri. Mereka suka petualangan dan pembaharuan, serta suka menerima gagasan-gagasan baru dan berusaha mendominasi orang lain dengan daya kreatif dan originalitas mereka. Mereka adalah pelaku yang suka bertindak dinamis dan berbicara dengan semangat. Namun mereka harus dapat mengendalikan emosi karena mereka menjadi tidak bijaksana dan tidak sabaran saat keinginan mereka tidak terpenuhi. Mereka selalu menarik orang lain dengan kehangatan dan kecemerlangan mereka, serta dapat menarik dan memberi manfaat besar pada orang lain. Tetapi mereka juga dapat menjadi perusak dan menimbulkan banyak kerugian jika mereka gagal menguasai dan menyalurkan daya secara tepat. Jenis usaha yang cocok: bengkel las, toko elektronik, lampu, koki, restoran, bahan kimia, pemasaran, pengacara, hiburan, diskotik, kasino, senjata api, kaca.
Hari pasaran Sabtu Paing
Kelahiran 4 Februari 2006 jatuh pada Sabtu Paing, wuku Kulawu.
Wewaran
- Eka Wara
- -
- Dwi Wara
- Menga
- Tri Wara
- Pasah
- Catur Wara
- Laba
- Panca Wara
- Paing
- Sad Wara
- Paniron
- Sapta Wara
- Saniscara
- Asta Wara
- Indra
- Sanga Wara
- Nohan
- Dasa Wara
- Dewa
Bulan & tahun
- Purnama / tilem
- Penanggal 7
- Sasih
- Kewulu
- Tahun Çaka
- 1927
- Pratiti
- Upadana
Watak & neptu
- Ingkel Jejepan
- Patra
- Watek
- Buta – Gajah
- Sapta + Panca
- Urip = 9 + 9
- Pararasan
- Laku Api
- Lintang
- Panah
- Pancasuda
- Satria Wibawa
- Ekajalaresi
- Suka Rahayu
Pawukon
- Wuku
- Kulawu
- Ingkel Pandakan
- Manuk
- Bethara
- Sadana
- Wewukon
- Carik Walangati
Kala Pati
Tanpa Guru