- WetonSelasa Legi
- ZodiakTaurus
- ShioTikus Tanah
- WukuWayang
- PratitiJati
Ramalan Primbon Kelahiran 13 Mei 2008
Zodiak, kepribadian, shio, weton, dan jodoh dari satu tanggal lahir, menurut pustaka leluhur primbon Jawa dan Bali.
Zodiak
Bintang Taurus
21 April - 20 Mei
- Simbol
- Banteng
- Sifat dan karakter
- Pemberani, keras kepala sulit menerima pendapat orang lain, sukar dibujuk, pikirannya sering bercabang. Suka mengambil pekerjaan yang besar dan tak ambil pusing terhadap hal-hal yang remeh. Bekerja cepat tampa mengenal lelah. Cinta kepada keluarga, setia kepada kawan, sabar, pendiam, jujur, pandai bergaul, tetapi kalau marah bisa berbuat kekerasan sampai merusak hak miliknya. Suka kemewahan, makanan enak, berfoya-foya. Sering mengalami penderitaan karena perempuan, judi dll.
- Kesehatan
- Mudah terserang penyakit tenggorokan dan penyakit kelamin. Nafsu birahinya tinggi, dan karena itu perlu berhati-hati dengan penyakit kelamin.
- Jodoh yang cocok
- Virgo dan Capricon
Selasa Umanis, wuku Wayang
- Menurut hari Selasa Umanis
- Berpikir maju dan tinggi cita-citanya, pendiriannya kuat, terampil dalam pekerjaan, jujur, cemburu, sukamencampuri urusab orang lain, suka memfignah, kadang- kadang aulit diajak musyawarah, bisa kaya tetapi sering sakit.
- Menurut wuku Wayang
- Dewanya Bhatara Cri, pengawaknya Jaya, burungnya Siyung dan Ayam Hutan, pohonnya Cempaka dan Wedi, hewanya Wiyung, lintangnya Lintang Werayang, pasimpenannya Gedong kunci lumbung berisi, perilakunya lembut, romantis, gemar bersolek, teliti dalam berbagi hal, manis perintahnya, namun ia sendiri sulit diperintah, mudah merasa terharu dan kasihan, tidak kikir, telaten dan rajin bekerja, pandai menghemat sehingga disukai orang berpengaruh, agak gampang rezekinya, pandai member petuah sehingga cocok menjadi penasehat, gemar dengan suasana sepi guna melakukan meditasi, cukup dermawan tapi pilih-pilih.
- Menurut pratiti Jati
- Jujur sesuai kata dan perbuatannya, disenangi oleh pimpinan, berjiwa pemberani, hidupnya berkecukupan dan baik budi pekertinya. Mendapat bahaya pada umur: 9hari, 9 bulan dan 9 tahun.
- Hari buruk
- Selasa Umanis/Legi.
- Halangan
- Mudah tertipu atau diperdaya orang, terseruduk hewan bertanduk.
Shio & elemen
Shio Tikus, Elemen Tanah
- Sifat dan karakter
- Orang yang mempunyai Shio Tikus terbuka dan jujur, dermawan, ceria dan senang berkumpul dengan orang lain. Namun, pribadi tikus suka bergunjing, mengkritik, dan mencari kesalahan orang lain.
- Kepribadian elemen Tanah
- Orang dengan unsur tanah lebih sibuk dengan cita-cita fungsional dan praktikal. Mereka memiliki daya deduksi yang kuat sekali dan suka mengerahkan tenaga untuk kegiatan yang padat. Mereka penuh disiplin dan tanggung jawab. Dengan wawasan dan kemampuan mengorganisasi sesuatu, mereka adalah perencana dan pengelola yang berdaya hasil. Mereka mampu mengerahkan segala sumber secara optimum serta bijaksana dan hati-hati dalam urusan keuangan. Mereka pandai dan paling obyektif dalam memimpin orang lain untuk menjalankan rencana secara sempurna. Mereka pandai menempatkan sesuatu pada proporsi yang wajar dan bersifat konservatif. Kekurangan mereka yang paling umum adalah kurangnya daya khayal, terlalu mencari selamat dalam kepentingan mereka dan kurang berani mengambil resiko. Jenis usaha yang cocok: tanah, kontraktor, bahan bangunan, kerajinan batu, permata, makanan jadi, keramik, batu alam, hasil bumi, supermarket, kelontong.
Hari pasaran Selasa Legi
Kelahiran 13 Mei 2008 jatuh pada Selasa Legi, wuku Wayang.
Wewaran
- Eka Wara
- -
- Dwi Wara
- Menga
- Tri Wara
- Beteng
- Catur Wara
- Jaya
- Panca Wara
- Umanis
- Sad Wara
- Was
- Sapta Wara
- Anggara
- Asta Wara
- Kala
- Sanga Wara
- Jangur
- Dasa Wara
- Dewa
Bulan & tahun
- Purnama / tilem
- Penanggal 9
- Sasih
- Mala Jiyestha
- Tahun Çaka
- 1930
- Pratiti
- Jati
Watak & neptu
- Ingkel Jejepan
- Wong
- Watek
- Buta – Lintah
- Sapta + Panca
- Urip = 3 + 5
- Pararasan
- Laku Api
- Lintang
- Kuda
- Pancasuda
- Wisesa Segara
- Ekajalaresi
- Buat Merang
Pawukon
- Wuku
- Wayang
- Ingkel Pandakan
- Mina
- Bethara
- Sri
- Wewukon
- Basah Gede
Ehep
Carik Walangati
Kala Sungsang